CRS dan data keuangan: implikasi untuk grup usaha
Pertukaran informasi keuangan dan penguatan data administrasi membuat grup usaha perlu menjaga konsistensi pemilik manfaat, rekening, struktur entitas, dan pelaporan pajak. Risiko biasanya muncul ketika data legal, bank, dan pajak tidak menjelaskan cerita yang sama.
Mulai dari struktur kepemilikan
Grup usaha perlu memiliki bagan kepemilikan yang jelas, termasuk pemilik manfaat, entitas luar negeri, dan pihak yang mengendalikan rekening utama.
Bagan tersebut perlu cocok dengan dokumen legal, data bank, dan pelaporan pajak setiap entitas.
Cek transaksi antarentitas
Transfer dana, pinjaman, pembagian biaya, dan pembayaran jasa antarentitas perlu memiliki dasar komersial.
Jika transaksi tidak didukung kontrak dan bukti manfaat, data keuangan dapat menimbulkan pertanyaan saat dibandingkan dengan SPT.
Siapkan penjelasan manajemen
Manajemen perlu mampu menjelaskan mengapa rekening tertentu dipakai, siapa penerima manfaat, dan bagaimana transaksi dicatat.
Penjelasan yang konsisten membantu saat auditor, bank, atau otoritas pajak meminta klarifikasi.
Langkah berikutnya
Petakan risiko data grup usaha