Membaca risiko PPN pada transaksi digital
Transaksi digital perlu dibaca dari kontrak, tempat konsumsi jasa, bukti tagihan, dan alur pembayaran. Posisi PPN yang kuat biasanya bergantung pada dokumentasi yang konsisten antara sistem, invoice, dan rekonsiliasi.
Mulai dari bentuk transaksi
Risiko PPN pada transaksi digital biasanya muncul karena perusahaan membaca semua biaya teknologi sebagai transaksi yang sama.
Kontrak, invoice, lokasi konsumsi jasa, dan pihak yang menerima manfaat perlu dibaca bersama.
Bukti yang memperkuat posisi
Dokumen pendukung perlu menjelaskan siapa penyedia layanan, apa yang dibeli, siapa pengguna akhir, dan bagaimana pembayaran dilakukan.
Rekonsiliasi antara sistem procurement, invoice vendor, bukti pembayaran, dan pencatatan akuntansi menjadi penting.
Pertanyaan sebelum mengambil posisi
Sebelum mengambil posisi, tim finance perlu menjawab apakah transaksi terjadi rutin, material, lintas negara, atau membagi komponen barang, lisensi, dan jasa.
Jika transaksi berdampak pada banyak periode atau vendor strategis, review sebaiknya dilakukan sebelum pelaporan berikutnya.

Langkah berikutnya
Review posisi PPN transaksi digital