Langsung ke konten

Panduan

Rekonsiliasi PPN sebelum SPT masa ditutup

Titik cek faktur keluaran, pajak masukan, retur, dan jurnal agar selisih tidak terbawa ke periode berikutnya.

ME

MAAS Editorial

11 Desember 20251 min

Rekonsiliasi PPN sebelum SPT masa ditutup

Rekonsiliasi PPN perlu menghubungkan invoice komersial, e-Faktur, bukti pembayaran, retur, dan jurnal akuntansi sebelum SPT masa ditutup.

Cek faktur dan invoice dalam satu meja

Tim finance sebaiknya tidak membaca e-Faktur terpisah dari invoice komersial. Nomor faktur, nilai dasar pengenaan pajak, tanggal transaksi, dan status pembayaran perlu dicek dalam satu daftar kerja.

Jika ada selisih, catat apakah penyebabnya pembatalan, retur, pembetulan, selisih kurs, atau perbedaan timing pencatatan.

Pisahkan selisih normal dan selisih yang perlu eskalasi

Tidak semua selisih membutuhkan memo panjang, tetapi setiap selisih material perlu alasan yang bisa ditelusuri.

Eskalasi dibutuhkan ketika selisih berulang, menyangkut lawan transaksi besar, atau memengaruhi pajak masukan yang akan dikreditkan.

Dokumentasikan keputusan sebelum lapor

Keputusan untuk mengkreditkan, menunda, atau membetulkan faktur perlu dicatat sebelum SPT masa dikirim.

Catatan tersebut membantu saat audit internal, pemeriksaan, atau pertanyaan dari otoritas pajak muncul setelah periode berjalan.

Langkah berikutnya

Review rekonsiliasi PPN

Review rekonsiliasi PPN

Ubah insight ini menjadi tindakan.

Kirim isu, sektor, dan dokumen yang sudah tersedia. MAAS akan mengarahkan konteks ke konsultan yang relevan.